Setahun Berkarya: Tasyakuran Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Berlangsung Khidmat di Bengkulu

Setahun Berkarya: Tasyakuran Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Berlangsung Khidmat di Bengkulu

Bengkulu — Dalam balutan suasana syukur yang hangat dan teduh, Kanwil Ditjenpas Bengkulu menggelar tasyakuran dalam rangka Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang ke-1, Selasa (19/11). Sebuah peringatan yang bukan sekadar seremoni, tetapi penanda bahwa setahun perjalanan kelembagaan ini telah dirangkai dengan langkah perubahan, sinergi, dan harapan yang terus tumbuh.

 

Kehadiran Gubernur Bengkulu yang diwakili Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, membuka acara dengan nuansa kehormatan. Ia disambut pasukan penghormatan, tarian persembahan, serta pengalungan Syal Batik Besurek—seuntai simbol budaya yang seolah menjadi doa agar setiap langkah pembangunan kelembagaan tetap berpijak pada nilai kearifan lokal.

 

Panggung kemudian menjadi ruang bagi kreativitas warga binaan yang menampilkan tari kreasi penuh warna. Gerakan mereka bukan hanya hiburan, tetapi juga bukti bahwa pembinaan di dalam tembok Lapas mampu melahirkan ruang pemulihan, kepercayaan diri, dan semangat baru untuk menatap masa depan.

 

Sejarah Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan diperdengarkan melalui pembacaan resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bengkulu, dilanjutkan dengan penayangan video dokumenter yang merangkai perjalanan transformasi kelembagaan sejak setahun lalu. Kepala Bagian Tata Usaha Ditjen Imigrasi Bengkulu, Tjatur Soemardiyanto, turut menyampaikan laporan kegiatan yang menandai kesiapan jajaran dalam menyukseskan momentum bersejarah ini.

 

Puncak perayaan hadir melalui sambutan Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, dan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Bengkulu, Haposan Silalahi. Dalam untaian pesan yang tegas namun penuh harapan, keduanya menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas sektor, mengedepankan pelayanan yang humanis, serta membangun integritas aparatur demi mewujudkan lembaga yang semakin profesional, modern, dan berpihak pada masyarakat.

 

Sebagai wujud syukur, prosesi pemotongan tumpeng digelar. Potongan pertama itu seolah menjadi simbol doa: agar langkah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan semakin kokoh, pelayanannya semakin hadir untuk masyarakat, dan transformasinya terus menemukan cahaya terbaiknya. Suasana hangat kian terasa saat sesi foto bersama Forkopimda dan tamu undangan mengambil tempat, sebelum ditutup dengan ramah tamah yang mempererat persaudaraan.

 

Tasyakuran Hari Bakti ke-1 ini berjalan lancar, tertib, dan penuh makna. Dengan semangat yang mengalir di setiap rangkaiannya, diharapkan seluruh jajaran semakin siap memperkuat komitmen dalam melaksanakan 13 Program Akselerasi, menghadirkan layanan publik yang responsif, efektif, dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

 

Semoga perjalanan ini terus diberkahi arah yang baik, langkah yang jernih, dan semangat pengabdian yang tak pernah padam.

Category