Audiensi KKT Bencoolen, DPRD Provinsi Terima Beberapa Catatan Penting

Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu menerima kunjungan KKT

Klikwarta.com - Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu menerima kunjungan dan dilanjutkan dengan audiensi bersama Kerukunan Keluarga Tabot (KKT) Bencoolen pada Rabu, (1/2/2023). 

Dalam audiensi yang berlangsung diruang rapat gedung DPRD Provinsi itu setidaknya terdapat beberapa yang menjadi catatan Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu terkait penyelenggaran aau pelaksanaan Festival Tabot tahun ini.

Beberapa catatan yang dimaksud, merupakan usulan dari perwakilan KKT Bencoolen yang diterima dan ajak audiensi. 

Pertama soal anggaran yang telah dialokasikan untuk rangkaian pelaksanaan Festival Tabot yang diagendakan berlangsung bulan Juli mendatang, dimana pada APBD tahun ini hanya sekitar Rp 100 juta. 

"Dengan alokasi anggaran itu, KKT Bencoolen secara tidak langsung mengeluh. Apalagi Festival Tabot sendiri sudah masuk dalam Karisma Even Nusantara (KEN), yang berarti dalam pelaksanaannya nanti sudah bertaraf internasional. Masalahnya untuk saat ini penambahan anggaran tidak memungkinkan lagi, karena APBD sudah dievaluasi Kemendagri," ujar Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Saksi dalam keterangannya. 

Dengan kondisi tersebut, Edwar menyarankan agar KKT Bencoolen mengajukan bantuan kepada beberapa pihak. Seperti Bank Bengkulu yang diketahui memiliki Tabungan Tabot. 

"Masa Bank Bengkulu tidak bisa menyisihkan bantuan untuk pelaksanaan Festival Tabot, misalnya dari dana CSR (Corporate Social Responsibility). Begitu juga perusahaan-perusahaan lainnya," kata Edwar.

Kedua yang juga diharapkan KKT Bencoolen, lanjut Edwar, pemeliharaan situs-situs yang berkaitan dengan prosesi ritual Tabot. Dimana situs-situs itu tidak terawat, dan lagi-lagi kendalanya karena tidak ada anggaran. 

"Tentu ini juga penting menjadi perhatian pemerintah daerah (Pemda) kedepan," ujar Politisi PDI Perjuangan ini.

Terakhir berkaitan dengan lokasi pelaksanaan Festival Tabot sendiri, ditambahkan, bahwa pihak KKT Bencoolen berharap agar jalan di sekitar lapangan merdeka, dan jangan dijadikan tempat bazar atau pameran. Karena tidak menutup kemungkinan pada Festival Tabot tahun ini, Menparkraf Sandiaga Uno bakal mengundang tamu dari luar negeri.

"Tamu-tamu setidak-tidaknya duta besar negara lain yang diundang. Jadi penataan pada saat pelaksanaan Festival Tabot harus dilakukan sebaik mungkin, sehingga pada saat tamu dari luar yang hadir, tidak memberikan nilai negatif dari pelaksanaan Festival Tabot tersebut. Karena bagaimanapun juga ini menyangkut nama baik daerah dan negara," demikian Edwar. (Adv)