Seluma – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefuddin, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) merupakan salah satu sistem pengembangan talenta terbaik dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul, religius, dan berkarakter.
Hal tersebut disampaikan Kakanwil saat menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Bengkulu ke-XXXVII Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Seluma, Rabu malam (13/5/2026).
Menurut Saefuddin, MTQ memiliki pola pembinaan yang terstruktur dan berjenjang mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional dan internasional. Sistem tersebut menjadikan MTQ sebagai wadah strategis dalam menemukan sekaligus membina qori dan qoriah terbaik.
“MTQ adalah salah satu manajemen talenta terbaik dibandingkan event talenta lainnya. Selain menjadi ajang pembinaan generasi Qur’ani, MTQ juga menjadi sarana mencari bibit qori dan qoriah terbaik dari tingkat desa hingga internasional,” ujar Saefuddin.
Ia menambahkan, para peserta terbaik pada ajang MTQ Provinsi Bengkulu nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili daerah pada MTQ tingkat nasional yang akan digelar di Semarang, Jawa Tengah, pada September mendatang.
Lebih lanjut, Saefuddin menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam memperkuat layanan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, MTQ bukan sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an, namun juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi daerah penyelenggara.
“Selain memberikan dampak religius, MTQ juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kehadiran peserta, official, tamu undangan, serta masyarakat dari berbagai daerah memberikan kontribusi besar terhadap perputaran ekonomi lokal,” jelasnya.
Ia menyebut, aktivitas ekonomi masyarakat selama pelaksanaan MTQ terlihat dari meningkatnya transaksi UMKM di arena pameran maupun di sekitar lokasi kegiatan. Bahkan, selama delapan hari pelaksanaan, perputaran ekonomi diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar.
“Pengunjung yang datang tidak hanya menyaksikan perlombaan, tetapi juga bertransaksi, sehingga ekonomi masyarakat Seluma mengalami peningkatan signifikan,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Saefuddin berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan niat tulus, menampilkan kemampuan terbaik, serta menjadikan MTQ sebagai ladang ibadah dan sarana menebarkan keberkahan.
Sementara itu, pembukaan MTQ Tingkat Provinsi Bengkulu ke-XXXVII berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan.
Prosesi pembukaan ditandai dengan pemukulan dol serta penampilan tarian kolosal “Budak Kecik Pergi Mengaji” yang dipersembahkan Sanggar Gema Sambuka bersama pelajar se-Kabupaten Seluma, memukau ribuan masyarakat dan tamu undangan yang hadir.
- Log in to post comments





