Klikwarta.com - Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu menyambut baik pemanfaatan dua Pelabuhan Khusus (Pelsus) di Kabupaten Bengkulu Utara, khususnya dalam pengangkutan batu bara.
Hanya saja untuk pemanfaatan dimaksud, harus dibarengi dengan optimalisasi pelabuhan Pulau Baai yang dikelola PT. Pelindo II Regional Bengkulu.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Yurman Hamedi mengatakan, pihaknya bisa memahami banyak manfaat ketika pengangkutan batu bara melalui dua Pelsus yakni milik PT. Injatama dan PT. Titan Wijaya.
Seperti, ketika seluruh pemegang IUP menggunakan Pelsus untuk mengangkut batu bara, secara otomatis ada pengurangan angkutan lewat jalur darat.
"Dengan itu setidak-tidaknya dapat mengurangi kerusakan badan jalan, dimana angkutan batu bara kerap dikambinghitamkan sebagai perusak jalan," katanya pada Jumat, (3/3/2023).
Selalin itu disampaikannya, ketika pengangkutan batu bara melalui jalur darut, tentu dari sisi bisnis lebih menguntungkan, karena memperkecil biaya angkut. Tetapi masalahnya, pemanfaatan itu tetap harus dibarengi dengan optimalisasi pelabuhan Pulau Baai. Termasuk optimalisasi soal pelayanan.
“Percuma saja ketika pengangkutan lewat laut melalui kedua Pelsus, namun pada pelabuhan Pulau Baai pelayanannya tidak optimal. Apalagi seperti sekarang, sama-sama kita ketahui jika Pelindo selaku pengelola Pulau Baai masih belum mampu melayani secara sempurna. Makanya Pelindo diminta berbenah lagi," demikian Yurman. (Adv)
- Log in to post comments





