Bengkulu – Sinergi dan kolaborasi TNI, Polri, serta Kejaksaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terus diperkuat. Hal tersebut tergambar dalam kegiatan podcast bertajuk Pencapaian Program Teritorial yang digelar di Kantor BE TV (Bengkulu Express), Jalan Jati, Kelurahan Padang Jati, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, Kamis (13/8).
Kegiatan tersebut menghadirkan Danrem 041/Garuda Emas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han., Kapolda Bengkulu yang diwakili Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat, S.S., M.H., serta Kajati Bengkulu yang diwakili Asintel Kejati Bengkulu Rolly Manampiring, S.H., M.H.
Podcast tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai capaian program teritorial sekaligus memperkenalkan inovasi dan pelayanan yang telah dilakukan masing-masing institusi dalam rangka memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem 041/Garuda Emas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto menyampaikan berbagai program yang telah dilaksanakan jajaran TNI, khususnya Korem 041/Garuda Emas. Sedikitnya terdapat 10 program yang menjadi fokus, di antaranya pembangunan Jembatan Garuda, Manunggal Air, Karya Bhakti Skala Besar, rehabilitasi sekolah, rehabilitasi panti asuhan, Wan Pillamo, ketahanan pangan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, penanganan stunting, serta program TNI AD Bersatu dengan Alam melalui kegiatan penghijauan.
“Program teritorial yang kami laksanakan pada prinsipnya merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat. Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dapat dirasakan manfaatnya, terutama dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat,” ujar Danrem 041/Garuda Emas.
Sementara itu, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat menuturkan bahwa Polri juga terus menghadirkan berbagai program pelayanan yang bertujuan memberikan kemudahan dan kecepatan bagi masyarakat dalam mendapatkan bantuan kepolisian.
Salah satunya melalui layanan Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun pengaduan terkait tindak pidana dan berbagai gangguan keamanan lainnya. Layanan tersebut menjadi salah satu upaya Polri untuk memberikan respons cepat terhadap setiap laporan yang disampaikan masyarakat.
“Layanan 110 merupakan bentuk komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat. Kami ingin masyarakat memiliki akses yang mudah ketika membutuhkan kehadiran polisi, sehingga setiap laporan dapat segera diterima, ditindaklanjuti dan diberikan respons secara cepat,” kata Kombes Pol Rahmad Hidayat.
Selain layanan 110, Kapolresta Bengkulu juga menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat kelurahan maupun desa.
Menurutnya, Bhabinkamtibmas diharapkan mampu membangun kolaborasi bersama Babinsa dalam melakukan pembinaan masyarakat, mendorong upaya pencegahan gangguan kamtibmas, hingga membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat melalui pendekatan problem solving.
“Bhabinkamtibmas dan Babinsa harus terus bersinergi di lapangan. Kehadiran mereka bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga bagaimana bersama-sama membantu masyarakat mencegah permasalahan dan mencari solusi apabila terjadi persoalan di lingkungan,” jelasnya.
Dari unsur Kejaksaan, Asintel Kejati Bengkulu Rolly Manampiring menyampaikan dukungan terhadap berbagai program yang telah diluncurkan TNI dan Polri. Menurutnya, sinergi antarlembaga sangat penting untuk menghadirkan inovasi pelayanan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
Kejaksaan juga memiliki program Jaksa Masuk Desa yang bertujuan memberikan penerangan dan edukasi hukum kepada masyarakat, melakukan pengawasan terhadap pengelolaan dana desa, serta mendorong upaya pencegahan tindak pidana korupsi di tingkat desa.
“Kami mendukung penuh program-program TNI dan Polri dalam rangka memberikan inovasi serta pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kejaksaan juga hadir melalui program Jaksa Masuk Desa untuk memberikan penerangan hukum, mengawal pengelolaan dana desa dan bersama-sama mencegah terjadinya korupsi di tingkat desa,” ungkap Rolly.
Kegiatan podcast tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara TNI, Polri dan Kejaksaan dalam menjalankan program-program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan berbagai program teritorial dan pelayanan publik dapat terus dikembangkan sehingga kehadiran negara semakin dirasakan masyarakat, sekaligus mampu menciptakan situasi yang aman, tertib dan kondusif di wilayah Provinsi Bengkulu.
- Log in to post comments





