Bengkulu - Dalam rangkaian Ekspedisi Berkah Bhayangkara Bengkulu 2026, Kapolda Bengkulu, Irjen.pol Mardiyono dikukuhkan sebagai warga kehormatan Suku Kaitora melalui prosesi adat yang berlangsung khidmat. Dalam acara itu, Kapolda tidak hanya diterima sebagai bagian dari komunitas adat, yang sekaligus dianugerahi gelar kehormatan “Raja Nahkona Kaitora”.
Pengukuhan dilakukan secara simbolis melalui pemasangan ikat kepala adat khas Enggano oleh Ketua Suku Kaitora, berikut dengan senjata tradisional serta sebidang tanah sebagai tanda diterimanya ia dalam komunitas adat setempat.
Suasana berlangsung sakral. Nilai-nilai kearifan lokal terasa kuat yang mencerminkan bagaimana masyarakat Enggano masih menjaga tradisi leluhur mereka hingga kini.
Kapolda Bengkulu, Irjen. Pol Mardiyono menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas penghargaan tersebut. Ia menilai, pengukuhan ini bukan sekadar simbol, melainkan juga amanah untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat, terutama di wilayah terluar,” ujar Mardiyono dalam sambutannya.
Ia akui, Polri memang harus tampil sebagai institusi yang humanis, responsif, dan mampu menjadi mitra masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus melestarikan budaya lokal.
Kegiatan Ekspedisi Berkah 2026 yang dilakukan ini pula menjadi momentum untuk memperkuat kehadiran negara di wilayah terluar. Enggano, yang selama ini dikenal sebagai daerah terpencil, kini semakin mendapat perhatian, termasuk dari jajaran kepolisian.
Melalui pendekatan budaya seperti ini, diharapkan hubungan antara aparat dan masyarakat semakin harmonis. Tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membangun kepercayaan.
"Kunjungan ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri," pungkas Kapolda Bengkulu.
- Log in to post comments





