Kapolresta Bengkulu Tegaskan Sinergi Lintas Sektor Perkuat Mitigasi Risiko Bencana

Kapolresta Bengkulu Tegaskan Sinergi Lintas Sektor Perkuat Mitigasi Risiko Bencana

Kota Bengkulu – Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat, S.S., M.H., menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu dalam rangka memperkuat mitigasi risiko bencana di wilayah Kota Bengkulu.

Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Lintas Sektor dalam Upaya Penguatan Mitigasi Risiko Bencana di Wilayah Kota Bengkulu” tersebut berlangsung di Grage Hotel Bengkulu, Senin, 14 September 2026.

FGD dihadiri unsur Forkopimda Kota Bengkulu, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para camat dan lurah, serta instansi terkait lainnya. Kegiatan dimoderatori oleh Pj. Sekda Kota Bengkulu dan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Wali Kota Bengkulu Dr. Dedy Wahyudi, S.E., M.M., Ketua DPRD Kota Bengkulu Herimanto, S.Sos., Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat, S.S., M.H., Dandim 0407 Kota Bengkulu Letkol Inf. Condro Edi Wibowo, S.Sos., M.M., M.Han., Kajari Bengkulu Dr. Yeni Puspita, S.H., M.H., serta Ketua Pengadilan Negeri Bengkulu yang diwakili T. Oyong, S.H., M.H.

Dalam forum tersebut, Kapolresta Bengkulu menekankan pentingnya penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor sebagai langkah menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di Kota Bengkulu.

“Kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan sinergi dan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait dan seluruh elemen masyarakat agar setiap potensi bencana dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat,” ujar Kombes Pol Rahmad Hidayat.

Kapolresta juga menekankan pentingnya deteksi dini, pemetaan wilayah rawan bencana serta penguatan sistem peringatan dini. Menurutnya, langkah mitigasi harus dilakukan sebelum bencana terjadi sehingga potensi korban maupun kerugian dapat ditekan semaksimal mungkin.

“Kita perlu memperkuat deteksi dini dan pemetaan terhadap wilayah yang memiliki potensi kerawanan. Dengan mengetahui risiko sejak awal, langkah-langkah pencegahan, evakuasi dan penanganan dapat dipersiapkan dengan lebih baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Rahmad Hidayat menyampaikan bahwa Polresta Bengkulu siap mendukung upaya pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana, mulai dari banjir, kebakaran hutan dan lahan, pohon tumbang, kemarau panjang, krisis air bersih hingga potensi gempa dan tsunami.

“Polresta Bengkulu siap mendukung setiap langkah mitigasi dan penanggulangan bencana bersama Forkopimda. Kesiapan personel, sarana prasarana, komunikasi dan koordinasi harus terus diperkuat sehingga ketika terjadi bencana kita dapat bergerak cepat memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, FGD juga membahas berbagai langkah strategis dalam menghadapi dampak musim kemarau, potensi karhutla, krisis air bersih, cuaca ekstrem, gempa bumi, tsunami serta kemungkinan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dalam forum tersebut, seluruh unsur Forkopimda menyatakan komitmen untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi antarinstansi, menyiapkan sarana dan prasarana pendukung serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal dalam kondisi tanggap darurat.

Kegiatan FGD Forkopimda Kota Bengkulu tersebut berakhir sekitar pukul 22.40 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.

Category