Anggota Dewan Yurman Hamedi: Aspirasi Masyarakat Bengkulu Masih Mendominasi Kerusakan Infrastruktur

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Yurman Hamedi

Klikwarta.com - Dari reses menjaring aspirasi ke masyarakat se Provinsi Bengkulu yang dilakukan 45 anggota DPRD Provinsi Bengkulu dalam masa sidang ke 1 tahun 2023, mendominasi masalah infrastruktur.

Dimana masyarakat menyampaikan kepada para wakilnya terkait kerusakan jalan, khususnya jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.

Terlebih apa yang diaspirasikan masyarakat itu sudah disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu pada Senin, (13/3/2023).

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah, Yurman Hamedi mengaku, mendominasinya aspirasi permasalahan infrastruktur itu dinilai wajar, karena selain disampaikan masyarakat setiap kali pelaksanaan reses, juga selama dua tahun terakhir tidak ada pembangunan infrastruktur, lantaran dilanda pandemi Covid 19.

Belum lagi pada masa itu juga terus terjadi bencana alam baik itu, banjir, tanah longsor dan abrasi.

“Kalau arah Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah memang didominasi kerusakan jalan, baik provinsi maupun nasional terjadi abrasi, termasuk jembatan yang putus,” katanya.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi ini juga menyampaikan, pemasalahan lain yang perlu juga mendapatkan perhatian Pemerintah, seperti pengalihan jalan provinsi, khususnya penutupan ruas jalan ruas Lais-Argamakmur.

Dimana pihaknya mendorong secepatnya jalan tersebut diperbaiki menggunakan Biaya Tak Terduga (BTT) yang sudah tersedia dalam dana APBD tahun ini.

“Reses merupakan agenda rutin ini, agar apa yang diaspirasikan warga dapat ditindaklanjuti oleh Pemerintah, baik provinsi maupun pusat. Itu harus menjadi skala prioritas, namun tetap juga diimbangi kemampuan keuangan daerah,” terangnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, jika aspirasi masyarakat terkait kerusakan infrastruktur tidak dapat ditindaklanjuti oleh Pemda, karena keterbatasan anggaran, pihaknya siap memperjuangkan ke tingkat pusat.

“Kita tahu anggaran daerah terbatas dan solusinya bersama-sama menyakinkan pemerintah pusat agar dana bisa mengucur ke Bengkulu untuk perbaikan infrastruktur, baik jalan, jembatan maupun saluran irigasi,” pungkas Yurman. (Adv)