Bengkulu – Tim Pembina Samsat Provinsi Bengkulu menggelar rapat koordinasi dalam rangka evaluasi pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan bermotor sekaligus membahas strategi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Jasa Raharja Bengkulu pada Kamis (11/06/2026).
Rapat dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Bengkulu, Fitri Agustina, S.Kom., MBA., AAIK., Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu Kombes Pol. Sudarno, S.Sos., M.H., serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bengkulu H. Hadianto, S.E., M.M., M.Si. Kehadiran ketiga unsur Tim Pembina Samsat tersebut menjadi wujud sinergi dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Provinsi Bengkulu.
Dalam rapat tersebut, Tim Pembina Samsat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang saat ini masih berlangsung dan dijadwalkan berakhir pada Agustus 2026. Evaluasi dilakukan untuk melihat efektivitas program, capaian yang telah diperoleh, serta berbagai langkah yang perlu dilakukan guna mengoptimalkan pemanfaatan program oleh masyarakat.
Selain membahas evaluasi program, rapat juga menghasilkan sejumlah rencana kegiatan yang akan dilaksanakan secara kolaboratif oleh Tim Pembina Samsat. Kegiatan tersebut difokuskan pada peningkatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar PKB dan SWDKLLJ secara tepat waktu sebagai bentuk kepatuhan administrasi kendaraan sekaligus kontribusi dalam mendukung pembangunan daerah dan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Bengkulu, Fitri Agustina, menyampaikan bahwa sinergi antara Jasa Raharja, Bapenda, dan Ditlantas Polda Bengkulu menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program-program pelayanan Samsat. Menurutnya, peningkatan kesadaran masyarakat tidak hanya dapat dicapai melalui pelayanan yang mudah dan cepat, tetapi juga melalui edukasi yang berkelanjutan kepada seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Tim Pembina Samsat juga berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan dan memperluas jangkauan sosialisasi hingga ke tingkat kabupaten, kecamatan, maupun komunitas masyarakat guna meningkatkan pemahaman terkait manfaat pembayaran PKB dan SWDKLLJ.
Melalui rapat koordinasi ini, Tim Pembina Samsat Provinsi Bengkulu berharap program pemutihan yang sedang berjalan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat serta mampu meningkatkan tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Provinsi Bengkulu secara berkelanjutan.
- Log in to post comments





