Maraknya Prostitusi Online, Legislator Nilai Efek Gaya Hidup

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Zulasmi Oktarina
Foto Ilustrasi

Klikwarta.com - Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Zulasmi Oktarina menilai maraknya prostitusi online yang terjadi saat ini, dikarenakan pengaruh gaya hidup yang berlebihan.

Sebab, dengan kemajuan zaman dan berkembangnya teknologi saat ini, rata-rata pelaku prostitusi online adalah mereka para pelajar maupun mahasiswa yang pengen gaya hidup berlebih.

“Dari keterangan pelaku prostitusi online di media cetak serta elektronik, mereka ini biasanya ikut ikutan. Misal, mereka melihat teman HP baru, dan menginginkan juga. Sedangkan ekonomi terbatas akhirnya melakukan jalan pintas dengàn prostitusi online itu gaya hidùp,” ucapnya, pada Senin (3/7/2023).

Lebih lanjut, politisi yang akrab disapa Rina ini mengatakan, berkembangnya zaman tidak sepenuhnya membawa efek positif di masyarakat. Terlebih informasi yang diperoleh begitu mudahnya, untuk itu diperlukan peran pemerintah dengan memberikan pendidikan yang baik kepada generasi penerus bangsa ini. 

“Era digitalisasi yang membawa pengaruh positif juga memiliki penģaruh negatif yang tinggi. Alasanya, masyarakat yang diharapkan dapat mempermudah segala bentuk informasi dan lain-lain, sering di salah gunakan oleh oknum tertentu demi mencapai kepuasan duniawi. Sekarang tinggal lagi individunya, mau baik atau tidak,” jelasnya.

Selain itu ditambahkan, peran orang tua ditambah mempertebal keimanan juga sangat diperlukan. Hal tersebut untuk mengawasi dan memperkuat iman agar tidak mudah terpengaruh oleh sesuatu yang belum bisa dicapai.

“Diharapkan orang tua mengawasi tingkah laku anak-anaknya. Jika melenceng segera nasehati. Lalu perlunya iman, karena pengaruh luar itu memang diperlukan kekuatan iman,” tutupnya. (Adv)